Jurnal Aerasi
Vol 1, No 1 (2019): JURNAL AERASI

PEMANFAATAN LIMBAH ABU DASAR BATUBARA (BOTTOM ASH) SEBAGAI ADSORBEN LOGAM FE PADA LIMBAH CAIR PLTU TELUK SIRIH, SUMATERA BARAT

azizah aziyar (Teknik Lingkungan Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTIND) Padang)
Sri Yanti Lisha (Teknik Lingkungan Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTIND) Padang)



Article Info

Publish Date
17 Sep 2019

Abstract

Abu dasar batubara (Bottom Ash) adalah limbah B3 yang dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga thermal yang jumlahnya semakin banyak dan sangat berpitensi mencemari lingkungan. Abu dasar batubara (Bottom Ash) telah banyak dimanfaatkan sebagai adsorben pada penyisihan parameter pencemar dalam limbah cair karena mempunyai porositas tinggi dan luas permukaan besar.  Penelitian sebelumnya menyebutka bahw bottom ash ini mempunyai kandungan utama silika, iron, alumina, magnesium dan SO3, dan bottom ash merupakan suatu media adsorbsi yang digunakan untuk mengadsorb limbah. Pada penelitian ini bottom ash dimanfaatkan sebagai adsorben penyisihan logam Fe pada limbah cair dengan studi kasus limbah cair PLTU Teluk Sirih, Sumatera Barat.  Produk akhir Bottom Ash akan berbentuk serbuk dengan ukuran 60 mesh dan di aktifasi dengan basa kuat yaitu Natrium Hidroksida. Dengan proses aktifasi tersebut diharapkan  dapat merusak permukaan bottom ash sehingga penyerapan terhadap logam Fe lebih besar. Proses adsorbsi dilakukan dengan cara pengadukan 700 rpm dengan variasi waktu dan konsentrasi aktifator yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kondisi optimum penurunan efektifitas terhadap penyisihan logam  Fe pada sampel limbah cair. Alat yang digunakan untuk mengukur konsentrasi logam Fe adalah spektrofotometer UV-Vis dengan panjang gelombang 510 nm. Limbah cair yang di uji adalah limbah cair pada kolam inlet WWTP PLTU Teluk Sirih dengan konsentrasi Fe awal adalah 3,52 Ppm. Setelah dilakukan proses adsorbsi dengan adsorben bottom ash yang telah di aktivasi NaOH 3 M dan waktu kontak 7 jam konsentrasi logam Fe pada limbah cair turun hingga 0.05 ppm dengan persentase efektifitas penyerapan adalah 98,60 %. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa adsorben bottom ash efektif digunakan sebagai adsorben pada limbah cair.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

JAERASI

Publisher

Subject

Engineering

Description

JURNAL AERASI merupakan sarana publikasi ilmiah di bidang Teknik Lingkungan yang dikelola oleh Program Studi Teknik Lingkungan STTIND PADANG. Jurnal Aerasi menerima artikel yang berhubungan dengan Pengeloahan Air Bersih, Air Limbah, Persampahan, Konservasi Lingkungan, Permodelan Lingkungan, Energi ...