Hasil belajar Matematika materi pecahan dan operasinya pada siswa kelas V SDN Hinas Kiri masih tergolong rendah. Hal tersebut terjadi karena pembelajarannya banyak bersifat informatif sehingga lebih berpusat pada guru dan belum melibatkan siswa secara aktif. Mengatasi masalah ini digunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan pada semester I tahun pelajaran 2018/2019 dengan tujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pelajaran Matematika materi pecahan dan operasinya. Subjek penelitian adalah 15 orang siswa kelas V SDN Hinas Kiri. Penelitian berlangsung 2 siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data pelaksanaan pembelajaran dan aktivitas siswa dikumpulkan melalui observasi dianalisis secara deskriptif dengan menghitung frekuensi dan persentase (%) aspek yang diamati. Sedangkan data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui pemberian tes dianalisis secara deskriptif dengan menghitung persentase (%) ketuntasan secara klasikal. Hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan, keterlaksanaan pembelajaran Matematika materi pecahan dan operasinya dengan model kooperatif tipe STAD dapat semakin meningkat dari 81% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Aktivitas siswa dalam pembelajaran dapat ditingkatkan dari 50% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II, dan hasil belajar siswa juga dapat ditingkatkan dari 5 orang (33%) siswa tuntas belajar pada siklus I menjadi 14 orang (93%) siswa pada siklus II.Kata-kata kunci: Hasil belajar, pecahan dan operasinya, STAD
Copyrights © 2019