Berbagai upaya digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menggunakan model TPS dalam pembelajaran Teks Tanggapan Deskriptif. Permasalahan yang selama ini terlihat dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas VII SMPN 1 Upau Kecamatan Upau kabupaten tabalong adalah pembelajaran masih menekankan pada konsep-konsep yang terdapat di dalam buku, dan juga belum memanfaatkan pendekatan lingkungan secara maksimal, materi yang diajarkan hanya bersifat hapalan sehingga pembelajaran kurang bermakna dan cenderung menyebabkan kebosanan bagi siswa. hal ini terlihat dari nilai rata-rata ulangan semester siswa Kelas VII yang belum memenuhi standar ketuntasan yang ditetapkan yaitu hanya 60,00. oleh sebab itu perlu dilakukan inovasi pembelajaran dengan menggunakan model tps melalui penelitian, dengan tujuan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran menulis di kelas VII SMPN 1 Upau Kecamatan Upau KabupatenTabalong. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Siklus pertama terdiri dari 2 kali pertemuan dan siklus kedua 2 kali pertemuan. Adapun setting penelitian adalah siswa Kelas VII SMPN 1 Upau Kecamatan Upau tahun ajaran 2018/2019, dengan jumlah siswa 24 orang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Data kuantitatif diperoleh melalui teknik pengukuran dengan tes tertulis secara individu maupun kelompok, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui instrumen penelitian berupa lembar observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran. Analisis data dihitung berdasarkan skala persentasi dan indikator ketuntasan belajar klasikal yang telah ditetapkan. Hasil penelitian penerapan model TPS dapat meningkatkan Rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I nilai mencapai 62,92 dengan ketuntasan klasikal 50% pada Kedua meningkat menjadi 72,08 dan ketuntasan sebesar 71%, pada Siklus II rata-rata nilai mencapai 76,67 dan ketuntasan 75% pada pertemuan kedua nilai 81,67 dan ketuntasan 100%. Aktivitas siswa dilihat pertemuan ke 1 di peroleh rata-rata nilai 58,33% yang berarti dalam kategori Kurang, pada pertemuan ke 2 diperoleh nilai 70,21% yang beratri dalam Cukup, dan pada pertemuan ke 3 diperoleh nilai 76,88% yang berarti dalam kategori Cukup dan pada pertemuan ke 4 diperoleh nilai 92,29% diman nilai ini sudah masuk dalam kategori Sangat baik. Di mana siswa dalam pembelajaran aktivitas siswa sudah mengalami peningkatan tiap pertemuanya.Kata-kata kunci: Aktivitas dan hasil Belajar, Tipe Think Pair Share, Bahasa Indonesia
Copyrights © 2019