JIKI
Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 2 Oktober 2015

PENGARUH DIIT RENDAH GARAM TERHADAP KEJADIAN EKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARANGANYAR

Tatit Dwi Fatmono (Unknown)
Ahmad Syamsul Bahri (Unknown)
Atik Aryani (Unknown)



Article Info

Publish Date
12 Nov 2019

Abstract

Latar Belakang: Studi pendahuluan di RSUD Kabupaten Karanganyar pada bulan Januari 2013 s/d Desember 2013 jumlah kunjungan wanita hamil 1.490 orang, rata-rata kunjungan per bulannya ada 105 orang. Hasil wawancara dengan bidan yang bertugas diketahui data bulan Juni 2014 jumlah kunjungan ibu hamil ada 112, dari jumlah tersebut yang mengalami eklampsia sebanyak 43 orang (38,39%), dari sejumlah ibu yang mengalami eklampsia tersebut salah satu disebabkan oleh diit rendah garam yang tidak dilakukan oleh ibu hamil tersebut. Tujuan : Mengetahui pengaruh diit rendah garam terhadap kejadian eklampsi pada ibu hamil di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karanganyar. Metode: Penelitian ini merupakan jenis deskriptif korelasional dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini ibu hamil yang menjalani perawatan dan mengalami eklampsia pada bulan November 2014 Rumah Sakit Umum Daerah Karanganyar berjumlah 43 orang, dengan teknik total sampling. Alat analisis yang digunakan dengan korelasi Kendall-Tau. Hasil : (1) Mayoritas responden mempunyai diit rendah garam termasuk baik yaitu sebanyak 18 orang (41,9%) dan yang termausk cukup sebanyak 17 orang (39,5%); (2) Kejadian eklamsia mayoritas eklampsia berat yaitu 25 orang (58,1%) dan eklampsia rendah sebanyak 18 orang (41,9%); (3) Ada pengaruh diit rendah garam terhadap kejadian eklampsia pada ibu hamil di Rumah Sakit Umum Daerah Karanganyar (rxy = -0,389; ρ = 0,008). Simpulan: Ada pengaruh diit rendah garam terhadap kejadian eklampsia pada ibu hamil di Rumah Sakit Umum Daerah Karanganyar.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

JIKI

Publisher

Subject

Nursing

Description

Didalam surat edaraan dirjen dikti tanggal 27 Januari 2012 no.152/E/T/2012 dikemukakan bahwa kelulusan Mahasiswa di Perguruan Tinggi setelah Agustus 2012 diberlakukan ketentuan bahwa untuk lulus program Sarjana Mahasiswa harus mempublikasikan artikel ilmiah pada jurnal ilmiah. Jurnal yang terbit ...