Proceeding Biology Education Conference
Vol 13, No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi

Nata De Apel, Solusi Alternatif Pemanfaatan Buah Apel Lewat Matang

Achmad Gazali (Alumni Pascasarjana Biologi UGM 2014, Dosen IKIP Budi Utomo Malang 2016)
Anita Munawaroh (Alumni Universitas Airlangga 2014, Dosen IKIP Budi Utomo 2016)



Article Info

Publish Date
01 Nov 2016

Abstract

Malang dan Kota Batu merupakan daerah utama penghasil apel di Indonesia. Sekitar 80% populasi tanaman apel di Jawa Timur. Buah apel yang terlalu matang atau busuk dan juga buah dengan penampilan yang kurang baik hanya menjadi sampah, sehingga diperlukan solusi untuk menaikkan nilai ekonominya. Penelitian dilakukan pada bulan mei – juli 2016 bertujuan untuk memanfaatkan buah apel yang lewat matang dan kurang laku jual sebagai substrat pembuatan nata de apel. Apel lewat matang diperoleh dari toko yang menjual buah apel malang. Sampel dicuci, diblender dengan menambahkan air pengencer dengan perbanding 1:1. Kemudian disaring untuk memisahkan ampas dengan cairan sari apel. Selanjutnya diencerkan kembali dengan menambahkan air sehingga menjadi mencapai perbandingan sari apel dan air menjadi 3 macam yaitu : 50%:50% (Sari apel A), 75%:25% (Sari apel B), 87,5%:12,5% (Sari apel C). 100ml masing-masing sari apel dimasukkan ke dalam bolol kaca ditambahkan 10-20 ml bakteri Gluconobacter xylinus. Selanjutnya diinkubasi pada suhu ruangan, diukur pertumbuhannya. Hasil penelitian dari 3 kali ulangan diperoleh pertumbuhan nata de apel pada sari apel A (1,27±0,9cm) lebih tebal dari sari apel B (1,27±0,9cm) dan sari apel B lebih tebal dari sari apel C (0,13±0,1cm)Keywords:        Nata de apel, solusi alternatif,  memanfaatkan, apel lewat matang

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

prosbi

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Materials Science & Nanotechnology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Proceeding Biology Education Conference was published since 2003, with title Prosiding Seminar Nasional Biologi. The early number of the journal were published ...