PT. ABC adalah industri manufaktur yang bergerak dalam bidang produksi pipa baja. Salah satu mesin yang dominan terhadap aktivitas produksiya adalah mesin slitter. Sistem perawatan yang diterapkan adalah preventive maintenance namun implementasinya belum optimal karena mesin slitter sering mengalami breakdown maintenance. Data selama 12 bulan menunjukkan bahwa mesin slitter mengalami 1281 jam downtime. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis penerapan Total Productive Maintenance dengan pendekatan Overall Equpiment Effectiveness (OEE) dan six big losses. Hasil perhitungan OEE menunjukkan nilai sebesar 75,9%. Terdapat dua komponen yang masih kurang baik dan berada dibawah standar kelas dunia yaitu availability sebesar 77,3% dan quality sebesar 98,7%. Dan dari hasil analisis six big losses diperoleh losses yang dominan terhadap rendahnya nilai availability adalah set up and adjustment dengan persentase losses sebesar 20%.
Copyrights © 2020