ABSTRAK Keberadaan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) merupakan salah satu kendala dalam upaya peningkatan produksi kacang tanah.Salah satu cara yang menunjang penerapan pengendalian hama terpadu (PHT), yaitu dengan melakukanmonitoring terhadap berbagai jenis OPT yang menyerang sehingga dapat ditentukan tindakan-tindakan pengendalian yang tepat untuk mengatasi OPT kacang tanah. Oleh karena itu, pengetahuan tentang pengenalan berbagai jenis OPT utama pada tanaman kacang tanah dan usaha pengendaliannya sangat diperlukan sebagai dasar dalam melakukan tindakan pengendalian terhadap OPT. Penelitian ini bertujuan mengkaji tentang aspek biologi berbagai serangga hama dan penyakit penting sebagai langkah awal penentuan teknik pengendalian OPT dalam upaya dalam peningkatan produksi kacang tanah. Pengamatan dilakukan pada satu petakan lahan kacang tanah di Dusun Carang Pulang, Desa Cikarawang, Kecamatan Bogor Barat, Kabupaten Bogor yang berumur ±70 hari dengan luas lahan 1000 m2. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik systematic samplingdengan cara mengambil 50 sampel tanaman dengan interval dari satu sampel ke sampel lain yaitu 15 tanaman. OPT pada lahan pengamatan pertanaman kacang tanah kelompok hama adalah ulat grayak Spodoptera litura, ulat penggulung daun Lamprosema indicata, Empoasca kerri , danbelalang .OPT dari kelompok patogen terdiri dari golongan virus yaitu Peanut stripe virus (PstV) dan golongan cendawan yaitu bercak daun Cercsopora arachidicola dan Cercsopora personatum. Gejala kerusakan tertinggi disebabkan oleh ulat grayak S.litura dan L. indicate untuk kelompok hama dan penyakit belang yang disebabkan oleh PstV untuk kelompok patogen. Kata kunci: Arachis hypogaea, monitoring OPT, hama, penyakit
Copyrights © 2016