Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos ampas tahu dan dosis kompos ampas tahu yang paling berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah, yang dilaksanakan di Lahan Percobaan Kampus II Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo Jalan Lamaranginang, Kelurahan Batupasi, Kecamatan Wara Utara Kota Palopo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Kontrol adalah tanpa adanya perlakuan kompos ampas tahu (P0). P1 (Perlakuan kompos ampas tahu dengan dosis 150 gr/tanaman). P2 (Perlakuan kompos ampas tahu dengan dosis 200 gr/tanaman). P3 (Perlakuan) kompos ampas tahu dengan dosis 250 gr/tanaman). P4 (Perlakuan kompos ampas tahu dengan dosis 300 gr/tanaman). P5 (Perlakuan kompos ampas tahu dengan dosis 350 gr/tanaman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa P2 memberikan hasil terbaik pada jumlah daun (161 helai) dan bobot basah polong (423,75 gram). Sementara itu, P3 memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman (23,41 cm) dan jumlah polong (64,75 buah), Sedangkan hasil terendah diperoleh pada P0 dengan bobot basah polong (265,5 gr) dan jumlah polong (49,25 buah), tinggi tanaman pada P5 (21,25 cm), jumlah daun pada P1 (132,11 helai). Pemberian kompos ampas tahu tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah. Kata kunci: Ampas tahu, pertumbuhan, kacang tanah
Copyrights © 2018