Indonesia merupakan negara agraris. Peningkatan produksi dalam pembangunan pertanian bukan semata-mata tanggung jawab petani, tetapi membutuhkan kerjasama berbagai pihak. Pemerintah sebagai penggambil kebijakan memiliki peranan yang cukup besar, selain itu penyuluh sebagai agen perubahan dan ujung tombak pembangunan juga memiliki peranan yang besar karena akan berinteraksi secara langsung dengan petani. Persepsi terhadap peranan penyuluh memainkan peranan penting dalam membangun sikap dan partisipasi petani terhadap kegiatan penyuluhan. Persepsi yang baik (positif) akan membentuk sikap yang baik pula, sebaliknya persepsi yang kurang baik (negatif) akan membentuk sikap yang negatif pula terhadap peranan penyuluh. Berdasarkan kondisi diatas maka dirasa perlu melakukan penelitian untuk melihat bagaimana persepsi masyarakat dalam hal ini petani tomat terhadap peranan penyuluh pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang bagaimana persepsi masyarakat terhadap peranan penyuluh di Kelurahan Paguyaman Kota Tengah, serta menganalisis faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan persepsi masyarakat terhadap peranan penyuluh di Kelurahan Paguyaman Kota Tengah. Penelitian dilakukan dengan metode survei, dengan responden sebanyak 32 petani. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan statistik deskriptif dengan menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi petani terhadap penyuluh sebagai pendidik di kelurahan paguyaman berada pada kategori tinggi dengan presentase 100 %. Hasil analisis rank spearman menunjukkan bahwa umur memiliki hubungan positif dengan pembentukan persepsi masyarakat. Karakteristik lingkungan social juga memberikan hubungan yang positif terhadap persepsi masyarakat. Intensitas kegiatan penyuluhan serta dukungan tokoh masyarakat berhubungan dengan pembentukan persepsi masyarakat. Kata Kunci: persepsi, penyuluh, Gorontalo
Copyrights © 2017