Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Vol 8, No 2 (2020)

Teknologi Aquaponik Tanaman Tomat dan Ikan Nila pada Tiga Jenis Media Tanam dan Frekuensi Pemupukan

Ria Megasari (UNIVERSITAS POHUWATO)
Dody D. Trijuno (UNIVERSITAS HASANUDDIN)



Article Info

Publish Date
09 Sep 2020

Abstract

Kebutuhan akan sayur dan ikan yang aman dan sehat untuk dikonsumsi oleh masyarakat meningkat seiring dengan meningkatnya pertambahan penduduk sedangkan produksi produk pertanian semakin rendah karena keterbatasan lahan, tingginya biaya produksi, dan kurangnya tenaga kerja di bidang pertanian. Makanya penggunaan lahan terbatas masih diupayakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, salah satunya adalah teknik aquaponik yang merupakan sistem terpadu yang memadukan sayur dan ikan di lahan terbatas yang ramah lingkungan. Penelitian ini, bertujuan untuk mengetahui jenis media tanam dan frekuensi pemupukkan yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) dan ikan nila (Oreochromis sp). Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT). Petak utama yaitu jenis media tanam terdiri atas 3 taraf: krikil ; arang dan krikil + arang. Anak petak yaitu frekuensi pemupukan terdiri dari 3 taraf yaitu :tanpa nutrisi (Nutrisi dari kolam ikan); pemberian nutrisi per 3 hari dan pemberian nutrisi per 5 hari dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis media tanam arang dengan pemberian nutrisi per 3 hari memberikan hasil terbaik terhadap parameter bobot buah pertanaman yaitu 125,56; dan perlakuan media arang tanpa nutrisi (m2p0) pada parameter tingkat kelangsungan hidup ikan sebesar 99,11%. Perlakuan jenis media arang menghasilkan jumlah buah tanaman sebesar 20,67. Frekuensi pemupukan dengan pemberian nutrisi per 3 hari, memberikan tanaman tertinggi yaitu 100, 49 cm. Kata kunci: akuaponik, tomat, media tanam, pemupukan, ikan nila

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

perbal

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal ini berisi tentang lingkup ilmu-ilmu pertanian, dengan prioritas pada ilmu dan teknologi tanaman (pangan, perkebunan, hortikultura, dan kehutanan), termasuk aspek pascapanen, sosial ekonomi, maupun ...