Pengkajian varietas unggul baru padi introduksi dilakukan di lahan sawah irigasi di Kabupaten Teluk Bintuni. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi keragaan agronomis tanaman serta mendapatkan informasi hasil analisis dan kelayakan usahatani padi. Kegiatan dilaksanakan pada lahan petani pada musim tanam satu (MT-I) di Kabupaten Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat pada bulan Januari-Agustus 2012. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive). Perlakuan yang dicobakan untuk melihat perbedaan pertumbuhan dan hasil antara varietas inpari 10 dan inpari 13. Data dianalisis menggunakan uji perbandingan atau uji t. Untuk mengetahui tingkat kelayakan usahatani dilakukan analisi R/C ratio dan analisis Marginal B/C dan menghitung tingkat titik impas (Break event ponit/BEP) produksi dan harga. Hasil pengkajian menunjukkan rata-rata gabah kering giling (GKG) ton ha-1 tertinggi diperoleh padi varietas inpari 13 sebesar 28, 99% dibandingkan rata-rata hasil gabah varietas inpar 10. Secara ekonomi usahatani padi layak dikembangkan di lahan pengkajian karena memiliki nilai R/C rasio > 1 dan secara finasial usahatani padi sawah irigasi di Kabupaten Teluk Bintuni menguntungkan dengan tingkat keuntungan sekitar 0,58 persen dari total biaya yang dicurahkan.
Copyrights © 2018