Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat prevalensi Fascioliasis pada ternak sapi Bali. Tempat pelaksanaan pengujian di Laboratorium kesehatan hewan dan IB STPP Gowa dan Lokasi pengambilan sampel dan penyuluhan di Desa Nirannuang Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa yang berlangsung dari bulan April sampai dengan bulan Juni 2017. Metode pengujian sampel feses sapi Bali adalah dengan uji apung dan sedimentasi. Hasil pemeriksaaan Laboratorium dari jumlah sampel sebanyak 40 ekor sapi Bali milik peternak yang ada di Desa Nirannuang, yang dideteksi, sebanyak 3 ekor menunjukan positif Fasiola sp dan 37 ekor menunjukan negatif Fasiola sp. Berdasarkan hasil tersebut, prevalensi penyakit Fasiola sp adalah 7,5%. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya penyakit cacing Fascioliasis adalah umur, sistem pemeliharaan, dan musim.
Copyrights © 2017