Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui 1) produktivitas padi sawah tertinggi pada perlakuan PTT dan Non PTT, dan 2) jenis pupuk daun yang dapat meningkatkanproduktivitas padi pada perlakuan PTT dan Non PTT. Percobaan lapang dilaksanakan pada bulan Februari sampai Agustus 2012 di lahan sawah STPP Bogor. Pada percobaan inidigunakan design Rancangan Petak Tersarang (Nested Design), dengan 2 faktor yaitu faktor pola pengelolaan tanaman dan faktor pupuk daun. Faktor pertama adalah polapengelolaan tanaman terdiri dari pola pengelolaan tanaman terpadu (PTT) dan tanpa pengelolaan tanaman terpadu (Non PTT). Faktor kedua adalah pemupukan daun terdiri daripupuk daun A, B, C, D, E, F, G dan kontrol (tanpa pupuk daun).Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pola pengelolaan tanaman memberikan pengaruh nyata padaparameter pertumbuhan dan parameter panen. Jumlah biji per malai dipengaruhi oleh pemupukan daun dan tertinggi terjadi pada pemberian pupuk daun D. Bobot 100 butirgabah tertinggi pada perlakuan PTT, tapi GKP dan GKG lebih rendah dibanding pada perlakuan Non PTT. Produktivitas padi tertinggi terjadi pada perlakuan PTT (7,01 ton/ha)dan dengan pemberian pupuk daun A.
Copyrights © 2016