Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pertumbuhan miselium antara media bibit F2 jamur tiram yang menggunakan jagung pipil, tongkol jagung pakan ternak dan tongkol jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman, Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku, mulai dari bulan September 2019 sampai Maret 2020 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 9 kali ulangan dengan jumlah unit percobaan adalah 27 sampel. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan ANOVA untuk mengetahui pengaruh pada perlakuan dan dilakukan uji lanjutan dengan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan miselium pada bibit F2 masing-masing perlakuan memiliki perbedaan. Panjang miselium tertinggi pada perlakuan 1 kg tongkol jagung pakan ternak, + 1 kg dedak, + 40 gram kapur pertanian, sedangkan penyebaran dan kerapatan miselium yang terbaik pada perlakuan 1 kg tongkol jagung manis, + 1 kg dedak, + 40 gram kapur pertanian.
Copyrights © 2020