Toxoplasmosis merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh protozoa Toxoplasma gondii. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keberadaan Toxoplasma gondii yang menyerang kucing domestik dengan metode rapid diagnostik test dan metode apung. Penelitian dilakukan di Klinik Hewan Pendidikan Universitas Hasanuddin. Berdasarkan perhitungan besaran sampel didapatkan sebanyak 20 ekor kucing yang diambil spesimen berupa darah dan feses. Sampel darah diperiksa dengan metode rapid diagnostic test dan sampel feses diperiksa dengan metode apung. Hasil penelitian ini menunjukkan sampel darah yang diperiksa dengan rapid diagnostic test terdapat 1 ekor yang positif antibodi Toxoplasmosis dan metode apung tidak ditemukan ookista Toxoplasma gondii pada feses kucing. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa deteksi Toxoplasma gondii dengan pemeriksaan menggunakan rapid diagnostik test lebih memiliki sensitifitas dan keakuratan dibandingkan pemeriksaan feses menggunakan metode apung.
Copyrights © 2018