Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mendekomposisi limbah jerami padi (oryza sativa L ) dengan menggunakan isolat jamur pelapuk putih dan coklat. Isolat yang digunakan pada penelitian adalah 7 isolat yang terdiri dari isolat MKS, KSH, KSB, JM isolat B, isolat C dan isolat E. Ketujuh isolat diambil dari kayu lapuk yang berada di daerah sekitar Makassar, Gowa dan Soppeng. Isolat – isolat tersebut diperbanyak pada media PDA, kemudian diuji pada media CDA untuk melihat aktifitas enzim Lignoselulolitik. Selanjutnya isolat jamur pelapuk ditumbuhkan pada baglog yang berisi bahan organik jerami padi. Setiap media diamati pertumbuhan miseliumnya, setelah itu dilakukan pengujian terhadap penurunan kandungan lignoselulolitik (kadar ADF dan NDF) dengan menggunakan metode Van Soest (1976), penentuan kadar ADF danNDF dilakukan dengan cara mengambil sampel pertumbuhan isolat jamur pelapuk yang berada dalam baglog dan dianalisa dilaboratorium kimia dan makanan Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin. Hasil penelitian menunjukkan aktifitas enzim selulolitik terbaik adalah isolat MKS, JM dan KSH. Pertumbuhan terbaik pada media organik jerami padi dalah isolat MKS, JM, dan isolat KSH, penurunan kandungan lignoselulolitik tertinggi pada ke empat media organik adalah isolat MKS dan JM.
Copyrights © 2016