Sulawesi Selatan memiliki lahan kering beriklim kering seluas 1.238.520 Ha sebagai potensi pengembangan jagung. Produktivitas tanaman pangan di lahan kering beriklim kering dapat ditingkatkan bila dikelola secara berkelanjutan dan memanfaatkan teknologi hasil-hasil penelitian. Pengkajian bertujuan melihat pengaruh paket teknologi budidaya jagung spesifik lokasi terhadap pertumbuhan dan produksi pipilan kering jagung. Kegiatan disusun menurut rancangan acak kelompolk (RAK), empat ulangan dan lima paket teknologi sebagai perlakuan. Kegiatan dilaksanakan dengan tidak mengolah tanah (TOT). Parameter pengamatan dilakukan terhadap komponen pertumbuhan dan komponen hasil tanaman jagung. Paket teknologi A memberikan produksi pipilan kering jagung tertinggi (10,5 t/ha) dan paket teknologi E (Kontrol) memberikan produksi pipilan kering lebih rendah (7,4 t/ha) dari paket teknologi lain. Paket teknologi A memberikan jumlah butir per kilogram biji paling sedikit (3.212 butir).
Copyrights © 2021