Mata air Nagahuta dan kawasan imbuhannya merupakan satu sumber air baku tertua Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirtauli, kebutuhan air masyarakat Kabupaten Simalungun dan Kota Pematang Siantar sangat bergantung dari keberadaanya. Jenis penggunaan lahan di kawasan imbuhan mata air Nagahuta didominasi oleh kawasan pertanian (perladangan dan perkebunan). Telah terjadi perubahan besar pada penggunaan lahan yang memberi pengaruh pada kawasan imbuhan mata air tersebut yaitu berkurangnya daya serap tanah di kawasan imbuhan sehingga menurunkan potensi cadangan air tanah, dan berujung pada penurunan debit mata air dan air tanah. Penelitian ini bertujuan untuk 1). Memberi pemahaman kepada masyarakat pentingnya konservasi air hubungannya dengan pelestarian lingkungan dan peningkatan akses terhadap air bersih. 2). Pelatihan rancang bangun, membangun sumur resapan dan menghitung anggaran biaya pembuatan sumur resapan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Data yang dikumpulkan adalah data primer (survei, wawancara, dokumentasi) dan data sekunder. Pembuatan 15 unit contoh sumur resapan dengan ukuran 2 m x 2 m x 2 m diharapkan bisa menjadi pedoman bagi masyarakat dalam membangun sumur resapan sesuai standar yang dibutuhkan. Untuk membangun satu unit sumur resapan dibutuhkan biaya Rp. 3.437.620,29.
Copyrights © 2021