Larva Black Soldier Fly (Hermetia illucens) banyak digunakan untuk mengolah limbah organik. Larva ini mampu mengkonsumsi sampah organik dengan intensitas yang tinggi. Penelitian tentang larva Hermetia illucens dalam merombak sampah telah banyak dilakukan, namun masih ada beberapa kekurangan salah satunya belum diketahui kondisi media penetasan terbaik untuk larva tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media penetasan meliputi pH, suhu, warna dan bau serta biomassa larva Hermetia illucens dengan lama fermentasi yang berbeda. Pelaksanaan penelitian berlangsung antara bulan Agustus-September 2020 menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 kali ulangan. Media penetasan yang digunakan yaitu dedak dan limbah buah nanas. Perlakuan penelitian meliputi P1 (fermentasi media penetasan 0 hari), P2 (fermentasi media penetasan 2 hari), P3 (fermentasi media penetasan 4 hari) dan P4 (fermentasi media penetasan 6 hari). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan lama fermentasi media penetasan larva Hermetia illucens berpengaruh nyata (P>0,01) terhadap kondisi media meliputi pH dan suhu, namun tidak berbeda nyata (P<0,05) terhadap biomassa larva Hermetia illucens. Hasil uji lanjut Tukey pada pengukuran pH menunjukkan pengaruh yang sama antar perlakuan lama fermentasi yang berbeda. Sedangkan hasil uji lanjut Tukey pada pengukuran suhu media penetasan terjadi perbedaan antara media penetasan yang tidak difermentasi dengan yang difermentasi. Suhu tertinggi dicapai pada fermentasi hari ke-6 yaitu sebesar 29,5ÂșC. Sedangkan pH media penetasan pada fermentasi hari ke-2 yaitu sebesar 5,35. Warna media fermentasi pada hari ke-6 yaitu coklat tua dengan aroma fermentasi paling pekat diantara perlakuan yang lain (P1,P2 dan P3). Penelitin ini menunjukkan bahwa lama fermentasi media penetasan mempengaruhi pH dan suhu media penetasan, namun tidak berpengaruh terhadap biomassa larva Hermetia illucens namun berpengaruh terhadap. Kata kunci: Hermetia illucens, biomassa, larva, fermentasi
Copyrights © 2020