Berbagai upaya untuk menurunkan angka kematian ibu lebih banyak dilakukan pada saat perempuan sudahhamil, sedangkan program kesehatan reproduksi remaja belum menyentuh materi bagaimana menyiapkankehamilan yang sehat. Penyiapan kesehatan reproduksi pada catin di KUA belum maksimal karena keterbatasanpemateri kesehatan yang bisa memberikan pembekalan secara kontinyu. Kelas pra nikah untuk remaja usiaakhir dan belum menikah menjadi alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan kegiatan adalahmeningkatkan pengetahuan remaja tentang kesiapan menjalani kehamilan yang sehat melalui kegiatan kelas pranikah. Metode yang digunakan adalah ceramah tanya jawab dan diskusi dengan media pembelajaran lembarbalik persiapan pranikah, lap top dan video. Sasaran kegiatan adalah remaja putri sejumlah 24 orang yangdibagi dua kelompok yang masing masing kelompok dua kali pertemuan dengan topik kesiapan fisik, kesiapangizi dan kesiapan psikologis menghadapi kehamilan. Kegiatan dilakukan pada bulan Juni-Juli 2019. Pada akhirpertemuan dilakukan pemeriksaan kadar Hb sebagai upaya skreening anemia. Hasil kegiatan pengabmasmenunjukkan ada perubahan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pemberikan pendidikan kesehatanmelalui kegiatan kelas pra nikah. Kegiatan ini bisa menjadi salah satu alternatif pendidikan pra nikah berbasiskomunitas, yang bisa dilakukan sebagai kegiatan tersendiri maupun mengikuti kegiatan pemberdayaan ditingkat masyarakat yang sudah ada misalnya posyandu remaja maupun karang taruna.
Copyrights © 2020