Jurnal Anestesiologi Indonesia
Vol 13, No 3 (2021): Jurnal Anestesiologi Indonesia (Issue in Progress)

Hubungan Kadar Prokalsitonin dan Kejadian Postoperative Cognitive Disfunction (POCD) ada Pasien yang Menjalani Operasi Ganti Katup Jantung Di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi Semarang

Widya Istanto Nurcahyo (Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif
Fakultas Kedokteran
Universitas Diponegoro/ RSUP Dr. Kariadi
Semarang)

Ari Kurniawan (Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif
Fakultas Kedokteran
Universitas Diponegoro/ RSUP Dr. Kariadi
Semarang)

Yulia Wahyu Villyastuti (Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif
Fakultas Kedokteran
Universitas Diponegoro/ RSUP Dr. Kariadi
Semarang)

Taufik Eko Nugroho (Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif
Fakultas Kedokteran
Universitas Diponegoro/ RSUP Dr. Kariadi
Semarang)

Satrio Adi Wicaksono (Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif
Fakultas Kedokteran
Universitas Diponegoro/ RSUP Dr. Kariadi
Semarang)

Zainal Muttaqin (Departemen Bedah Saraf
Fakultas Kedokteran
Universitas Diponegoro
Semarang)

Cindy Elfira Boom (Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif
Rumah Sakit Pusat Jantung Nasional Harapan Kita
Jakarta)



Article Info

Publish Date
17 Nov 2021

Abstract

Latar belakang:Postoperative cognitive dysfunction atau POCD adalah gangguan fungsi kognitif akibat inflamasi pasca prosedur pembedahan. Angka kejadian POCD pasca pembedahan kardiak lebih tinggi dibandingkan pembedahan non-kardiak. POCD diduga diakibatkan oleh respons inflamasi sistemik. Prokalsitonin menjadi salah satu mediator inflamasi yang berperan terhadap peningkatan risiko inflamasi saat operasi yang memicu kejadian POCD pascaoperasi ganti katup jantung. Inflamasi disebabkan oleh pelepasan protein fase akut yaitu prokalsitonin dan sitokin proinflamasi lainnya yang menyebabkan terganggunya sawar darah otak dan mengganggu neurotransmisi sehingga terjadi POCD.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peningkatan kadar Prokalsitonin terhadap POCD pada pasien yang menjalani operasi ganti katup jantung di RSUP Dr. Kariadi.Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien yang menjalani operasi ganti katup jantung di RSUP Dr. Kariadi pada bulan Juni 2020- Desember 2020. Sampel penelitian sebanyak 19 subjek didapatkan dengan teknik consecutive sampling. Pada subjek penelitian dilakukan pengukuran kadar serum prokalsitonin sebelum pembedahan dan hari pertama pasca pembedahan, kemudian dilakukan pemeriksaan fungsi kognitif dengan montreal cognitive assessment-indonesia (MoCA INA) pada hari ketiga pasca pembedahan. Data dianalisis dengan uji korelasi spearman.Hasil: Dari 19 subjek penelitian, terdapat 13 responden (68,4%) yang mengalami POCD. Rerata peningkatan prokalsitonin pada pasien POCD adalah 5,22 dengan standar deviasi 12,50 sedangkan peningkatan prokalsitonin pada pasien non POCD adalah 0,21 dengan standar deviasi 0,45. Berdasarkan uji korelasi spearman, diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara peningkatan kadar prokalsitonin terhadap POCD pascaoperasi ganti katup jantung (p=0,004).Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara perbedaan kadar Prokalsitonin terhadap POCD pascaoperasi ganti katup jantung di RSUP Dr. Kariadi.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

JAI

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Anestesiologi Indonesia (JAI) diterbitkan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif (PERDATIN) dan dikelola oleh Program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (UNDIP) bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis ...