Berkala Penelitian Hayati
Vol 1 No 1 (1995): June 1995

PENGARUH PEMETIKAN PUCUK DAN SAMPING TUNAS TANAMAN TEMBAKAU (Nicotiana tabacum L.) TERHADAP KERUSAKAN DAUN

Hani Sudarmanto (Jurusan Biologi FMIPA Universitas Airlangga Surabaya 60115)



Article Info

Publish Date
29 Jan 2014

Abstract

Tanaman tembakau merupakan semak setahun yang telah lama dikenal dan dibudidayakan di Indonesia. Menurut penggunaannya, dibedakan tembakau sigaret/virginia, tembakau cerutu/vorstenlands, dan tembakau rajangan. Tembakau cerutu ditanam pada musim penghujan, sedangkan tembakau sigaret dan rajangan ditanam pada musim kemarau (Utami dkk, 1993). Dalam budidaya tembakau, kualitas daun lebih diutamakan daripada kuantitasnya. Kualitas tembakau dapat dilihat dari warna, aroma, rasa, dan keutuhan daunnya. Aroma dan rasa daun tembakau ditentukan oleh kandungan kimianya, di antaranya kadar nikotin. keutuhan daun ditentukan oleh ada-tidaknya serangan serangga hama. kadar nikotin daun dapat ditingkatkan dengan pemetikan pucuk dan tunas samping tanaman tembakau. Hasil penelitian Fahrurozi (1983) sebagaimana termuat dalam Berita Biologi 2 (1), 1983, menunjukkan bahwa pemetikan pucuk dan tunas samping tanaman tembakau dapat meningkatkan kadar nikotin rata-rata 3.935% dibandingkan tanaman tembakau yang tidak dipetik pucuk dan tunas sampingnya (1.657%). Yang menjadi permasalahan adalah apakah pemetikan pucuk dan tunas samping tanaman tembakau tersebut juga dapat menurunkan tingkat kerusakan daun yang diakibatkan oleh serangan serangga hama. Hal itu dapat diakibatkan dengan fungsi nikotin (alkaloid) sebagai senjata kimiawi khususnya insect repellents (Ehrlich and Raven,1967). Asumsi yang digunakan adalah peningkatan kadar nikotin dapat menurunkan toleransi serangga hama terhadap kadar nikotin tinggi, sehingga tingkat serangan serangga hama menjadi berkurang

Copyrights © 1995






Journal Info

Abbrev

jurnal

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology Materials Science & Nanotechnology Medicine & Pharmacology

Description

Berkala Penelitian Hayati is a half yearly international peer reviewed, an open access life science journal. The journal was published by The East Java Biological Society and formerly used the Indonesian language. The first edition of this journal is Vol 1 No 1 in June 1995. It was accredited by ...