JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021

ANALISA KESTABILAN LERENG PADA BUKIT PENIRAMAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE STEREOGRAFIS

Ully Ikrima (Unknown)
Budhi Purwoko (Unknown)
M. Khalid Syafrianto (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Jun 2021

Abstract

Bukit Peniraman merupakan salah satu bukit yang dijadikan lokasi penambangan bahan galian C di Provinsi Kalimantan Barat.Metode penambangannya adalah tambang kuari. Tebing pada lereng yang diteliti adalah batuan sedangkan arah penambangannya acak maka ada potensi longsor batuan yang terjadi. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui jenis kelongsoran yang terjadi pada lereng dan besar faktor keamanan lerengnya. Dalam penelitian ini,dilakukan pengambilan data kekar secara langsung dengan menggunakan kompas geologi, dilakukan metode grab sampling dalam pengambilan sampel uji, dan menggunakan metode analisis stereografis dengan menggunakan software rocsciences dips 6.0 serta melakukan pengujian kuat tekan dan kuat tarik batuan untuk menentukan kohesi dan sudut geser dalam. Hasil dari analisa proyeksi stereografis adalah besar sudut kemiringan (ѱf) lereng 1 sebesar 43°, besar sudut plunge lereng 1 (ѱi) sebesar 40° dan sudut geser dalam (ɸ) sebesar 50°. Besar sudut kemiringan lereng 2 (ѱf) sebesar 40°, dan sudut plunge lereng 2 (ѱi) sebesar 71°.Besar sudut kemiringan lereng 3 (ѱf) sebesar 49°, sudut plunge lereng 3 (ѱi) sebesar 83°, dan sudut geser dalam lereng 3 (ɸ) sebesar 63°.Dari hasil penelitian,disimpulkan bahwa lereng yang diteliti memiliki bentuk longsoran baji,akan tetapi tidak memenuhi syarat kelongsoran baji.Sehingga dapat disimpulkan bahwa lereng yang diteliti aman dari kelongsoran.Kata Kunci: faktor keamanan, kuari, kohesi, lereng, stereografis.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...