JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021

EVALUASI DAN PERENCANAAN SIMPANG JALAN ADI SUCIPTO - JALAN MAJOR ALIANYANG (JEMBATAN KAPUAS II) AKIBAT PENGEMBANGAN KAWASAN DISEKITARNYA

Denisa Nurhabibah (Unknown)
Rudi Sugiono Suyono (Unknown)
Elsa Tri Mukti (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2021

Abstract

Di Kabupaten Kubu Raya saat ini sedang dilakukan pembangunan kawasan terpadu Bumiraya City.Pengembangan kawasan akan berdampak pada arus lalu lintas yang semakin meningkat disekitar kawasanpembangunan. Apabila volume lalu lintas sudah melebihi kapasitas jalan, maka akan terjadi kemacetan. Untukmengatasi masalah kemacetan maka perlu adanya penataan pada salah satu simpang terdekat yaitu simpang Jl. AdiSucipto – Jl. Major Alianyang. Penataan simpang menggunakan Flyover sebagai perlengkapan jalan bebashambatan. Kajian penataan mengacu pada MKJI 1997 dan menggunakan Software VISSIM. Untuk analisa proyeksimenggunakan persamaan bunga majemuk dan dimodelkan dengan metode Pemodelan Empat Tahap. Kemudianmerencanakan tipe flyover dan menganalisa tingkat pelayanan pasca pembangunan (2023) dan setelah kawasanterpadu beroperasi selama 5 tahun (2028). Pada kondisi eksisting, tingkat pelayanan yang diberikan sudah buruk.Maka, dilakukan perencanaan flyover dengan dua alternatif yaitu dengan jembatan layang biasa dan dengansimpang susun tipe Single Point Diamond Interchange (SPDI). Berdasarkan analisa kinerja simpang keduaalternatif, untuk alternatif pertama memberikan tingkat pelayanan pada tahun 2023 adalah C dan pada tahun 2028adalah D. Sedangkan untuk alternatif kedua memberikan tingkat pelayanan pada tahun 2023 adalah B dan padatahun 2028 adalah C. Dari analisa tersebut, didapatkan alternatif dengan tingkat pelayanan terbaik yaitu alternatifkedua dengan tipe SPDI.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...