ABSTRAK Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh pendapatan asli daerah dan belanja langsung terhadap pertumbuhan ekonomi melalui kemiskinan di Provinsi Kalimantan Barat tahun 2012-2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan periode observasi 2012-2016 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) maupun publikasi lainnya yang terkait. Teknik metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda data panel dengan model regresi Common Effect Weight. Data diolah menggunakan Eviews 9.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan asli daerah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan dengan koefisien -1,872083 dan nilai probabilitas sebesar 0,0000. Belanja langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan dengan koefisien sebesar 2,707083 dan nilai probabilitas uji t statistik sebesar 0,0003 atau lebih kecil dari taraf signifikan 5% atau sebesar 0,05. Kemiskinan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien sebesar 0,279930 dan nilai probabilitas sebesar 0,6615. Pendapatan asli daerah dan belanja langsung secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai F statistik 22,39985 dan Prob (F-statistic) 0,000000.Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah, Belanja Langsung, Pertumbuhan Ekonomi dan KemiskinanDaftar Pustaka Arini dan Mustika, D.S.M. (2015). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Dan Belanja Tidak Langsung Terhadap Kemiskinan Melalui Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Bali. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 4(9), pp: 1140-1163.Arsyad, Lincolin. (2004). Ekonomi Pembangunan, Edisi Keempat, Cetakan Kedua, Yogyakarta: Bagian Penerbitan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN, Yogyakarta.Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat---------Statistik Jumlah Penduduk Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2011 - 2016---------Statistik Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2012 – 2016---------Statistik Belanja Langsung Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2012 – 2016---------Statistik Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2012 – 2016---------Statistik Angka Kemiskinan Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2012 – 2016Boediono. (2009). Teori Pertumbuhan Ekonomi, Edisi Pertama, Yogyakarta: BPFE-YogyakartaChamsyah, B. (2006). Teknologi Penanggulangan Kemiskinan, RM-Books, Jakarta.Dahmardeh, N. dan Tabar, M.H. (2013). Pengeluaran Pemerintah dan Dampaknya  pada Pengurangan Kemiskinan (Empiris Dari Sistan dan Baluchestan Provinsi Iran). Jurnal Internasional Universitas Sistan dan Balluchestan, Zahedan-Iran, 2(1), ISSN: 2226-3624.  Gujarati, D. N. (2004). Dasar - dasar Ekonometrika : Edisi 4. Jakarta: Salemba Empat.Jhinghan, M.L. (2002). Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan, Edisi Kesembilan, Jakarta: PT Raja Grafindo PersadaJoliais. (2016). Analisis Pengaruh PAD, DAU dan DAK Terhadap Kemiskinan Pada Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat dengan Pertumbuhan Ekonomi Sebagai Variabel Intervening. Jurnal of Economic and Economic EducatioN STKIP-PGRI SUMBAR, 4(2), ISSN: 2302-1590.Kaat, M.H. Kindangen, P dan Rotinsulu, D.Ch. (2016) Analisis Pengaruh Belanja Langsung Dan Belanja Tidak Langsung Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dan Dampaknya Terhadap Pengentasan Kemiskinan Di Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2010-2015. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Magister Ilmu Ekonomi Universitas Sam Ratulangi. Kaho, J.R. (2001). Prospek Otonomi Daerah di Negara Republik Indonesia, Edisi Pertama, Cetakan Kelima. Jakarta: PT Raja Grafindi Persada.Kuncoro, M. (2011). Metode Kuantitatif, Teori dan Aplikasi Untuk Bisnis & Ekonomi. Yogyakarta: UPPM STIM YKPN.Mangkoesoebroto, G. (1993). Ekonomi Publik, Edisi Ketiga, Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.Mankiw, N.G. (2007). Makro Ekonomi Edisi Keenam. Jakarta: Erlangga.Minggu, T.D. Veckie, A. Rumate. Rotinsulu, D.Ch. (2014). Analisis Pengaruh Belanja Langsung, Belanja Tidak Langsung Dan Investasi Swasta Terhadap Kemiskinan Di Kota Bitung. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Magister Ilmu Ekonomi Universitas Sam Ratulangi, Manado. Ratnadi, N.M.D. Ariyanto, D. Dan Wirawati, N.G.P (2016). Analisis Pengaruh Belanja Langsung Pada Pertumbuhan Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan di Provinsi Bali. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 11(1).Novriansyah, M.A. (2018). Pengaruh Pengangguran dan Kemiskinan di Provinsi Gorontalo. E-Jurnal Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Gorontalo, 1(1), P-ISSN: 2614-5170.Rohani. (2016). Pengaruh Pertumbuhan Penduduk, Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran dan Inflasi terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi Sulawesi Selatan. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negri (UIN) Alauddin Makasar.Rostow, W.W. (2009). The Stages Of Economic Growth. The Economic History Review, New Series, 12(1),pp:1-16Santosa, Budi. (2013). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan Daerah Terhadap Pertumbuhan, Pengangguran dan Kemiskinan 33 Provinsi Di Indonesia. Jurnal Keuangan dan Bisnis Universitas Trisakti Jakarta, 5(2).Saraswati, I.A.A.P. dan Arka, S. (2016). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Dan Dana Alokasi Umum terhadap Tingkat Kemiskinan Melalui Belanja Modal Kabupaten/Kota Di Provinsi Bali. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 5(4), pp: 1292-1316.Sasana, H. (2012). Pengaruh Belanja Pemerintah Daerah dan Pendapatan Perkapita Terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Jurnal Ekonomi dan Manajemen. 25(1), pp: 1-12.Suari, D.A.P. dan Dewi, N.P.M. (2016). Pengaruh Jumlah Penduduk dan Dana Perimbangan terhadap Pertumbuhan Ekonomi melalui Belanja Langsung di Provinsi Bali. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 5(7), pp: 825-845.Sugiyono. (2004). Satistika Untuk Penelitian, Cetakaan Keenam, Bandung: Cv-Alfabeta.Sukirno, S. (2000). Makro Ekonomi Teori Modern, Perkembangan Pemikiran Klasik Hingga Keynesian Baru. Jakarta: PT. Rajagrafindo PersadaSuparmoko, M. (2002). Ekonomi Publik Untuk Keuangan dan Pembangunan DaeraH, Edisi Pertama, Yogyakarta: Andi Yogyakarta.Suryana, (2000). Ekonomi Pembangunan, Problematika dan Pendekatan. Edisi Pertama. Jakarta: Selemba Empat.Tambunan, T. (2001). Perekonomian Indonesia, Teori dan Temuan Empiris. Ghalia: Jakarta.Tiebout, C. M. (1961). An Economic Theory of Fiscal Decentralization. In The National Bureau of Economic Research, 79-96. Princeton University Press.Todaro, M.P. dan Smith, S.C. (2006). Pembangunan Ekonomi, Edisi Kesembilan, Jakarta: ErlanggaWijayanti, N.K.H. (2015). Pengaruh PAD dan DAU Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Bali. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 4(3), pp: 1164-1193
Copyrights © 2018