Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis antara kecocokan pengakuan pendapatan premi dan beban klaim yang ada pada teori PSAK No. 36 (Revisi 2010) tentang Akuntansi Asuransi Jiwa dengan laporan laba rugi perusahaan dan menilai kefektifan sistem pengendalian internal yang diterapkan oleh perusahaan dalam penerimaan kas. Penelitian ini dilakukan pada Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 Cabang Pontianak. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta dalam teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan komparatif yaitu dengan melihat perbandingan antara pengakuan pendapatan premi dan beban klaim pada teori yang ada pada PSAK No. 36 (Revisi 2010) tentang Akuntansi Asuransi Jiwa dengan pengakuan pendapatan premi dan beban yang ada pada laporan laba rugi perusahaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada pengakuan pendapatan premi dan beban klaim dalam perusahaan dengan pengakuan pendapatan premi dan beban klaim pada teori yang terdapat dalam PSAK No. 36 belum sepenuhnya sesuai. Dan pada sistem pengendalian internal atas penerimaan kas perusahaan sudah efektif.  Kata kunci : PSAK No. 36 (Revisi 2010) tentang Akuntansi Asuransi Jiwa, Pendapatan Premi, Beban Klaim, Laporan Laba Rugi, Sistem Pengendalian Internal Penerimaan Kas.
Copyrights © 2015