Teori konvergensi yang dipelopori oleh William Stern menyatakan bahwa pembentukan karakter merupakan modifikasi antara dua faktor yaitu bawaan lahir dan lingkungan. Dua faktor tersebut bagaikan dua sisi mata uang logam yang saling berpengaruh. Berangkat dari teori konvergensi Gereja terpanggil untuk ambil bagian menciptakan lingkungan dengan memberikan berbagai pengajaran kategorial melibatkan keluarga dalam upaya pembinaan karakter untuk mengurangi problem moral-sosial yang terjadi. Adapun yang menjadi tujuan penulisan ini adalah: mendiskripsikan pembinaan karakter anak usia batita sampai balita yang dilakukan oleh Gereja dan mengetahui pembinaan karakter anak batita sampai balita berdasarkan teori konvergensi. Kata Kunci: Peran Gereja, Pembinaan Karakter, Kekristenan, Teori Konvergensi
Copyrights © 2021