Layanan perpustakaan daerah saat ini harus lebih aktif mengajak masyarakat untuk memanfaatkan perpustakaan, sehingga perpustakaan tidak hanya dikenal sebagai tempat pinjam dan kembali buku. Oleh karena itu inklusi sosial bisa menjadi transformasi layanan perpustakaan.Tujuan penulisan ini dapat mengoptimalkan perpustakaan untuk memberdayakan masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik. Metode pada penelitian ini menggunakan kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi di perpustakaan daerah Karanganyar. Data yang sudah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan melakukan reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa perpustakaan daerah Karanganyar sudah mampu bertransformasi, layanan perpustakaan dengan kegiatan inklusi sosial, diantaranyaada layanan serba lukis kekinian, layanan Chit Chat, layanan kelas fotografi dan jurnalistik, serta layanan berbasis TIK.Tampak bahwa dari beberapa pelayanan inklusi sosial yang sudah dilakukan menunjukan bahwa layanan perpustakaan daerah Karanganyar sudah bertransformasi menjadi perpustakaan dengan layanan yang fleksibel dengan berbasis kebutuhan informasi masyarakat.
Copyrights © 2021