Bina Ekonomi: Majalah Ilmiah Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan
Vol. 16 No. 1 (2012)

COMPARING THE LINE CROSSING FEATURE APPROACH WITH THE GRAPH APPROACH FOR INVOICE AUTOMATION

Lydia Mutiara Dewi (Fakultas Ekonomi, Universitas Katolik Parahyangan)



Article Info

Publish Date
15 Jul 2014

Abstract

Di dalam dunia bisnis, invoice merupakan salah satu dokumen penting yang erat kaitannya dengan aktivitas penjualan dan pembelian di dalam suatu perusahaan. Setiap invoice yang diperoleh oleh suatu perusahaan akan menjadi sumber informasi atas berapa besarnya hutang atau piutang yang dimiliki oleh suatu perusahaan. Ketika jumlah transaksi di dalam suatu perusahaan masih tidak terlalu banyak, pencatatan invoice ke dalam database perusahaan secara manual masih dimungkinkan. Mengingat bahwa jumlah transaksi di dalam suatu perusahaan dapat menjadi besar, suatu metode untuk melakukan pencatatan invoice secara otomatis dapat membantu proses pencatatan data ke dalam database perusahaan agar menjadi lebih efisien. Dua pendekatan pencatatan invoice secara otomatis yang akan dibandingkan di dalam karya ilmiah ini adalah Line Crossing Feature Approach dan Graph Approach. Berdasarkan perbandingan atas kelebihan dan kekurangan masing-masing pendekatan, Graph Approach secara pribadi dapat dinilai sebagai sebagai pendekatan yang lebih tepat untuk pencatatan invoice secara otomatis karena fleksibilitasnya dalam mengenali berbagai jenis dokumen.Kata kunci: invoice, information extraction, Line Crossing Feature Approach, Graph Approach, INFORMys method

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

BinaEkonomi

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Environmental Science

Description

Jurnal ini mewadahi karya tulis akademik hasil penelitian literatur maupun lapangan di bidang Ilmu Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi, yang diharapkan dapat memberi sumbangan pemahaman maupun alternatif solusi masalah ekonomi yang ...