Penelitian memproyeksikan penduduk Kota Banjarmasin dan kebutuhan air Kota Banjarmasin dari tahun 2014 hingga 20 tahun ke depan lalu dibandingkan kapasitas intake yang ada memenuhi kebutuhan di tahun mendatang.Dalam memproyeksikan pertumbuhan penduduk Kota Banjarmasin menggunakan 5 macam metode, yaitu metode aritmatika, metode geometrik, metode regresi linier, metode eksponensial dan metode logaritmik. Metode yang paling tepat untuk memproyeksikan pertumbuhan penduduk yaitu yang mempunyai nilai standar deviasi yang paling rendah dan nilai korelasi yang paling mendekati 1. Kebutuhan air di hitung dengan faktor kebutuhan air rata – rata, faktor kebutuhan air hari maksimum, dan kebutuhan air jam puncak. Membandingkan kapasitas intake yang ada dengan proyeksi kebutuhan air.Proyeksi penduduk Kota Banjarmasin menggunakan metode geometrik karena mempunyai nilai standar deviasi paling rendah dari metode yang lain dan nilai korelasi yang mendekati 1. Kapasitas intake yang dimiliki PDAM Bandarmasih cukup untuk mencakupi proyeksi kebutuhan air bersih Kota Banjarmasin hingga tahun 2033, namun kapasitas intake masih belum mampu untuk memenuhi kebutuhan air bersih jam puncak
Copyrights © 2015