Jaringan transportasi darat seperti jalan raya suatu wilayah mempunyai hubungan erat dengan kesejahteraan pada wilayah tersebut. Jaringan transportasi jalan yang baik diharapkan dapat memperbaiki aksesibilitas suatu wilayah, sehingga tingkat kesejahteraan menjadi ebih baik (PDRB tinggi). Demikian pula hal nya untuk wilayah Provinsi Jawa Timur yang mempunyai 30 kota / kabupaten dengan 43 ruas jalan nasional sepanjang 3038 Km , perlu diketahui tingkat aksesibilitas ke seluruh wilayah kota/kabupaten tersebut. Penelitian ini berusaha mengetahui wilayah yang mempunyai aksesibilitas tinggi dan  aksesibilitas rendah. Prioritas jalan harus  dilakukan pada  wilayah  kota/  kabupaten yang aksesibilitasnya rendah. Permasalahan wilayah mana yang mempunyai akasesbilitas yang tinggi dan aksesibilitas rendah Kemudian solusi apa yang harus dilakukan untuk wilayah kota/kabupaten yang aksesibilitasnya rendah Bagaiman model hubungan tingkat aksesibilitas dengan kesejahteraan wilayah (PDRB) Berapa besar Indeks Alpha Jaringan JalanTersebut.Langkah awal yang dilakukan adalah mengumpulkan data primer dan atau sekunder (travel time), yang selanjutnya data  waktu perjalanan  antar wilayah (travel time ) tersebut  dicari lintasan terpendeknya menjadi matrix  hubungan  antar  wilayah  dengan  sel matrix berupa  waktu perjalanan terpendek (travel time) antar wilayah. Kemudian dengan indeks Shimbel  dapat  ditentukan  wilayah  yang  mempunyai aksesbilitas  tinggi dan aksesibilitas  rendah. Penentuan prioritas pembangunan/ pemeliharaan  jalan dalam upaya untuk perbaikan aksesibilitas  dapat  ditentukan  dari  tingkat  aksesibilitas  wilayah  tersebut Selanjutnya  dibuat  hubungan Aksesibilitas dengan kesejatraan wilayah.Hasil yang diperoleh melalui penelitian ini berupa infomasi wilayah kabupaten/kota di Jawa Timur yang mempunyai  aksesibilitas  tinggi  seperti  Mojokerto  (total travel  time  5879  menit) dan  wilayah yang mempunyai aksesibilitas rendah seperti Banyuwangi (total travel time 14057 menit), sehingga dapat ditentukan prioritas pembangunan infrastruktur jalan dalam beberapa tahapan sesuai kemampuan anggaran yang tersediaa untuk perbaikan aksesbilitas wilayah Kota/ Kabupaten di Propinsi Jawa Timur. Model hubungan anatara tingkat aksesibilitas dengan tingkat kesejahteraan wilayah ditunjukkan dalam persamaan  Y=  301539x + 2E+08, R2= 0.1167         artinya peranan infratruktur jalan dalam kesejahteraan wilayah sebesar      11,67  %, sisanya sebesar 88,33 % dipengaruhi oleh infrastruktur transportasi lainnya. Karena itu perlu dilakukan penelitian pengaruh infrastruktur transportasi lain   bersama dengan infrastruktur jalan terhadap kesejahteraan wilayah (PDRB).  Indeks  Aksesibilitas/  mobilitas  menunjukan angka  masing2  sebesar  0,063>0,05  (syarat)  dan 0,00007<0,005 (syarat), sedangkan Indeks Alpha Jaringan Jalan menunjukkan angka 0,26. Penambahan Jaringan Jalan akan menambah angka-angka tersebut atau kondisi jalan menjadi lebih baik
Copyrights © 2018