Penelitian ini mengenai budaya konsumen polisi laki-laki terhadap barang-barang bermerek di Kota Palembang. Peneliti menganalisis praktik konsumsi barang-barang bermerek dan  citra diri yang ingin ditampilkan oleh polisi laki-laki dengan menggunakan barang-barang bermerek tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan strategi penelitian studi kasus dan unit analisisnya adalah individu. Penentuan informan dilakukan secara snowball Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pemeriksaan data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi dan dianalisis dengan teknik analisis dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumsi menjadi suatu budaya pada polisi laki-laki. Polisi laki-laki yang menyenangi pembelian barang-barang bermerek yang bergengsi, mahal, dan ekslusif disebabkan karena merek tersebut memiliki tanda dan kesan yang dapat membuat polisi laki-laki mencitrakan dirinya sebagai polisi laki-laki yang berpenampilan fashionable dan modis serta sebagai simbol status sosial ekonomi. Perilaku konsumsi polisi laki-laki tidak lagi berdasarkan kebutuhan, tetapi pada kepuasan, persaingan, dan perkembangan trendyang bermakna konsumsi tersebut memiliki suatu gengsi sosial di dalam masyarakat.
Copyrights © 2020