SASINDO
Vol 9, No 1 (2021): Januari 2021

ANALISIS KESALAHAN EJAAN DALAM TEKS BIOGRAFI KARANGAN PESERTA DIDIK KELAS X SMA LAB SCHOOL UPGRIS TAHUN AJARAN 2019/2020

Taufik Agus A. (Universitas PGRI Semarang)



Article Info

Publish Date
29 Dec 2021

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan wujud kesalahan ejaan pada teks biografi peserta didik kelas X SMA Lab School UPGRIS tahun ajaran 2019/2020. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik catat. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini didapat dengan cara memberi tugas. Tugas tersebut berupa menulis teks biografi teman sebangku yang diberikan kepada peserta didik kelas X SMA Lab School UPGRIS. Metode yang digunakan dalam tahapan analisis data menggunakan metode agih. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik dasar: teknik bagi unsur langsung dan teknik lanjutan: tinjauan umum berupa teknik lesap dan teknik ganti. Penyajian hasil analisis data pada penelitian berupaya menyajikan hasil dengan wujud laporan tertulis yang berisikan akan apa-apa yang telah dihasilkan dari kinerja analisis. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa kesalahan pemakaian huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama awal kalimat diperoleh sebanyak 34 kesalahan. Kesalahan pemakaian huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama geografi diperoleh sebanyak 7 kesalahan. Kesalahan pemakaian huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua kata (termasuk semua unsur bentuk ulang sempurna) dalam nama negara, lembaga, badan, organisasi, atau dokumen diperoleh sebanyak 10 kesalahan. Kesalahan pemakaian huruf miring diperoleh sebanyak 12 kesalahan. Kesalahan pemakaian kata ulang utuh diperoleh sebanyak 1 kesalahan. Kesalahan pemakaian kata depan di, ke, dan dari diperoleh sebanyak 18 kesalahan. Kesalahan pemakaian tanda titik (.) diperoleh sebanyak 13 kesalahan. Kesalahan pemakaian tanda koma (,) diperoleh sebanyak 11 kesalahan. Total kesalahan ejaan dalam teks biografi karangan peserta kelas X SMA Lab School UPGRIS tahun ajaran 2019/2020 sebanyak 106 kesalahan. Saran yang dapat penulis sampaikan adalah guru-guru perlu meningkatkan pembelajaran mengenai Ejaan Bahasa Indonesia kepada peserta didik agar tujuan pembelajaran tercapai.

Copyrights © 2021