Keterampilan menulis cerpen sangatlah penting karena cerpen sebagai karya sastra dapat berfungsi sebagai salah satu media untuk pembinaan mental generasi muda. Kemampuan rata-rata peserta didik dalam menulis cerpen tergolong kurang, harus diatasi dengan berbagai macam cara. Salah satu cara yang dilakukan adalah perlunya teknik pembelajaran PAIKEM (pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan), contohnya adalah pembelajaran dengan teknik pemodelan. Teknik pembelajaran ini dapat memotivasi peserta didik untuk mengembangkan kreativitasnya karena peserta didik dituntut untuk aktif dan kreatif mencari karya sastra yang bagus untuk dijadikan model atau contoh penciptaan dan penulisan cerpen. Penelitian ini bertujuan memaparkan karakteristik teknik TOK dalam menulis cerpen dan memaparkan cara meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis cerpen menggunakan teknik TOK. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dengan empat tahap, meliputi perencanaan pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Sumber data terdiri atas guru bahasa Indonesia dan siswa kelas XII IPS-2. Data dikumpulkan melalui teknik angket, tes, nontes, jurnal, dan pengamatan serta dianalisis secara deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis data, peserta didik membutuhkan kemahiran guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia khususnya ketarampilan menulis cerpen untuk menciptakan pembelajaran yang berbasis PAIKEM. Produk yang dihasilkan pada makalah teknik pemodelan dengan strategi TOK menulis cerpen berupa silabus, RPP, dan kriteria penilaian. Wujud produk penelitian dan pengembangan teknik pemodelan dengan teknik TOK ini adalah teknik pemodelan yang pada pembelajaran menulis cerpen panduan pembelajaran menulis cerpen menggunakan teknik pemodelan.
Copyrights © 2021