Tujuan penelitian ini adalah mengukur pertumbuhan tanaman selada. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengakap (RAL) Faktorial dengan faktor utama (hiroponik rakit apung dan rasio nutrisi), dan faktor kombinasi antara keduanya. Pengukuran dilakukan selama 14 hari (7 kali pengamatan) dengan enam parameter (panjang akar, tinggi tanaman, jumlah daun, kadar klorofil, berat basah dan berat kering). Data dianalisis menggunakan SAS. Jika terdapat perlakuan yang signifikan dilanjutkan dengan uji LSD pada alfa 0,05. Hasil menunjukan rakit apung dinamis meningkatkan pertumbuhan selada secara signifikan dibandingkan rakit apung statis. Rasio nutrisi N3 meningkatkan pertumbuhan selada secara signifikan dibandingkan rasio nutrisi lainnya pada semua parameter kecuali jumlah daun. Kombinasi antara rakit apung dinamis dan rasio nutrisi N3 merupakan pertumbuhan tanaman selada tertinggi secara signifikan dibandingkan dengan 7 kombinasi lain.
Copyrights © 2020