Perubahan layanan perpustakaan di masa pandemi COVID-19 ini membutuhkan perpustakaan UIN Sunan Kalijaga membuat kebijakan baru agar tetap dapat memberikan layanan yang maksimal terhadap pemustaka. Seperti halnya jaringan layanan, yang mana yang biasanya mengharuskan pemustaka datang ke perpustakaan untuk dapat melakukan peminjaman dan ada koleksi perpustakaan, berubah menjadi layanan online atau jarak jauh. Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan pada sirkulasi di Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil analisis dari penelitian ini adalah Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengeluarkan dua kali tahapan kebijakan fase darurat yang berbeda.
Copyrights © 2020