Mahasiswa Thailand, yang sedang belajar di kota Jember mengalami banyak sekali hambatan komunikasi. Padahal faktor komunikasi sangat berpengaruh pada keberhasilan dalam proses belajar. Maka penelitian ini ingin mengetahui hambatan komunikasi antarbudaya dan bagimana memecahkan hambatan tersebut. Teori yang dipakai adalah teori yang berkenaan dengan hambatan komunikasi antarbudaya. Metode penelitian yang dipakai adalah deskriptifyang bersifat kualitatif, sedang yang menjadi informan adalah mahasiswa Thailand yang kuliahi Universitas Muhammadiyah Jember. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor bahasa menjadi kendala utama baik secara akademik maupun non akademik. Selanjutnya perbedaan budaya yang dapat berupa makanan, minuman, busaha dan etika komunikasi juga merupakan hambatan komunikasi antarbudaya.
Copyrights © 2018