Sistem operasi pendistribusian air payau di Daerah Irigasi Tambak selama ini masih mengunakan sistem tradisional dan seringkali menimbulkan dampak tidak maksimal hasil produksi tambak. Untuk mengatasi hal tersebut diatas perlu dilakukan perencanaan konstruksi pintu air ini bertujuan untuk mendukung pendistribusian air irigasi dan mengoptimalkan sistem pembagian air lebih terstruktur serta menigkatkan produksifitas lahan tambak. Konstruksi pintu air yang direncanakan adalah pintu air dengan bahan baja ringan untuk pembagian air payau di daerah irigasi tambak. Dimensi saluran adalah berdasarkan kondisi di lapangan yaitu dengan kondisi pada titik P1, P2 dan P3. Daerah yang akan dilayani adalah Kali Buyuk dengan luas area 25 ha, kebutuhan air pada saat pengisian P1 = 3,33 lt/det/ha, P2 = 23,31t/det/ha, P3= 49,95 lt/det/ha, debit air yang kebutuhan pada setiap titik adalah P1 = 0,01 m3/det, P2 = 0,023 dan P3 = 0,049, dengan tebal pintu bahan baja ringan pada P1 = 0,266 cm, P2 = 0,28 cm dan P3 = 0,279 cm dan momen maximal pada setiap titik sebagai berikut P1 = 4865 kg/cm, P2 = 5382 kg/cm, P3 = 5382 kg/cm dengan diameter pada setiap stang pintu adalah P1 = 2,03 cm, P2 = 2,04 cm, P3 = 2,09 cm.
Copyrights © 2020