Dalam studi kasus ini membahas mengenai tangki penimbun yang digunakan untuk menampung fluida. Seiring dengan berjalannya waktu, tangki penimbun mengalami penurunan daya tahan sehingga perlu dilakukan perawatan untuk kelayakannya. Peninjauan dilakukan berdasarkan ketebalan aktual inspeksi (tahun 2017) dari pelat dinding dan roof (atap) yang kemudian dibandingkan dengan ketebalan inspeksi periode sebelumnya (tahun 2006). Dari peninjauan tersebut didapatkan laju korosi beserta sisa umur operasinya.Dari hasil perhitungan, didapatkan bahwa ketebalan aktual dari keempat pelat dinding dan roof memiliki nilai diatas ketebalan minimum yang dipersyaratkan, sehingga masih layak untuk dioperasikan dengan sisa umur ≥ 19 tahun untuk semua shell dan roof dengan umur tertinggi pada shell #4 yaitu 185 tahun dan terendah pada shell#1 yaitu 19 tahun. Kemudian berdasarkan analisis respon strukturnya, tangki penimbun masih memiliki nilai tegangan yang lebih rendah dari tegangan yang diijinkan, baik pada lokasi aktual yaitu Kabupaten Siak serta lokasi uji yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Copyrights © 2020