Aswaja merupakan identitas ajaran dan paham keagamaan yang dipegang teguh oleh kaum Nahdliyyin yang diupayakan dengan semaksimal kemampuan untuk dapat diwariskan dari generasi tua kepada generasi muda dan seterusnya hingga kepada generasi yang akan lahir sepanjang masa. Nahdlatul Ulama sebagai organisasi keagamaan dengan ciri khas mempertahankan tradisi dan budaya masyarakat Indonesia, seperti berdzikir berjama’ah setelah sholat, jamaah rutin yasin dan tahlil, ziarah kubur, istighotsah/mujahadah, tawasul, berzanjen, diba’an, manaqiban dan sebagainya. Inilah yang membedakan ahlussunnah wal jama’ah dengan organisasi paham keagamaan lainnya. Aktivitas dzikir, ziarah, tahlil, sholawatan, manaqiban dan istighosah sangat kental dan melekat dalam ubudiyah ahlussunnah wal jama’ah. Sehingga bisa terlihat jelas dari ubudiyah yang dilaksanakannya. Dalam rangka merealisasikan budaya ahlussunnah wal jama’ah dibutuhkan pemahaman yang kuat sehingga diharapkan dapat diaktualisasikan dalam kehidupan khususnya dalam kehidupan di era milenial seperti saat ini. Penelitian ini memaparkan secara jelas pertama tentang makna dari paham ahlussunnah wal jama’ah, kedua tentang karakteristik paham ahlussunnah wal jama’ah, dan selanjutnya aktualisasi paham aswaja dalam kehidupan generasi milenial. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dan jenis penelitian literatur. Teknik pengumpulan data peniliti terdiri atas observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan aktualisasi paham Aswaja pada generasi milenial melalui ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah.
Copyrights © 2021