Jurnal Dunia Farmasi
Vol 5, No 2 (2021): Edisi April

Pengaruh Waktu dan Suhu Pemanasan terhadap Stabilitas Sediaan Vitamin C Diukur dengan Metode Titrasi Iodometri

Luh Vela Septyani (Universitas Udayana)



Article Info

Publish Date
24 May 2021

Abstract

Pendahuluan: Stabilitas didefinisikan sebagai kemampuan suatu produk mempertahankan sifat dan karakteristiknya.Pengujian stabilitas penting untuk memastikan bahwa obat akan tetap efektif dan aman selama penyimpanan maupun penggunaan.Vitamin C merupakan salah satu vitamin yang mudah teroksidasi dan dipercepat oleh panas, sinar, alkali, enzim, oksidator, serta oleh katalis tembaga dan besi. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh waktu dan suhu pemanasan terhadap kestabilan dari sediaan vitamin C. Metode: Uji stabilitas vitamin C dilakukan dengan metode uji stabilitas (daya tahan) dipercepat dengan cara melakukan pemanasan sampel vitamin C pada suhu 90ÂșC dengan interval waktu 30 menit, 60 menit, 90 menit, dan 120 menit. Penetapan kadar menggunakan metode titrasi iodometri dimana larutan Na2S2O sebagai standar. Hasil: Berdasarkan hasil perhitungan, kadar vitamin C yang diperoleh berturut-turut dari waktu pemanasan tercepat adalah 0,177%b/v; 0,158%b/v; 0,158%b/v; 0,150%b/v; 0,146%b/v. Kesimpulan: Semakin lama pemanasan vitamin C akan mempercepat terjadinya proses oksidasi sehingga kadar vitamin C pada sampel akan semakin berkurang.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jdf

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Dunia Farmasi secara resmi yang dikelola oleh Program Studi S1 Farmasi Institut Kesehatan Helvetia (IKH) yang artikelnya dapat diakses dan unduh secara online oleh publik. Jurnal ini adalah jurnal review nasional, yang terbit 3 (tiga) kali dalam setahun pada bulan Desember, April dan Agustus ...