Balita merupakan kelompok yang terkena dampak tidak langsung dari pandemi Covid-19 akibat meningkatnya kemiskinan, terbatasnya kegiatan pendidikan bahkan hingga terhentinya layanan kesehatan sehingga berisiko mengalami gangguan gizi (status gizi sangat kurus dan kurus). Tujuan penelitian ini untuk mengalisis dampak dari Covid 19 faktor kemiskinan, pemenuhan gizi dan status imunisasi terhadap Status Gizi Balita. Metode penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control. Hasil penelitian menunjukkan variabel kemiskinan, pemenuhan gizi dan status imunisasi berhubungan dengan status gizi balita dengan kemiskinan sebagai faktor dominan (OR 2,625). Kesimpulan dalam penelitian ini balita dari orangtua dengan penghasilan dibawah UMR berisiko mengalami gangguan gizi.
Copyrights © 2021