PUCUK : Jurnal Ilmu Tanaman
Vol 1 No 1 (2021): Juni

RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI(Glycine Max L.Merril) TERHADAP PENGGUNAAN PUPUK KOTORAN SAPI DAN PUPUK NPK

Fuji Lestari (UNIVERSITAS RATU SAMBAN)
Hesti Pujiwati (Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu)
Susi Handayani (Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban)



Article Info

Publish Date
19 Jul 2021

Abstract

Kedelai merupakan salah satu komoditas pangan dari family Leguminoseae yang dibutuhkan dalam pelengkap gizi makanan. Sayangnya produksi kedelai di Bengkulu jauh dibawah potensi produksi. Untuk meningkatkan produksi kedelai di Bengkulu perlu diperhatikan perbaikan kualitas tanah yang bagus. Penelitian ini bertujuan Untuk mendapatkan dosis terbaik pupuk kotoran sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai, mendapatkan dosis terbaik pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai, dan Untuk mendapatkan interaksi terhadap kombinasi pupuk kotoran sapi dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Penelitian ini menggunakan faktorial acak kelompok lengkap (RAKL), faktor pertama, dosis tanpa pemberian kotoran sapi (S0), pemberian dosis pupuk kotoran sapi 2,25 kg/petak (S1), kotoran sapi 4,5 kg/petak (S2) dan kotoran sapi 6,75 kg/petak (S3). Faktor kedua adalah pemberian pupuk NPK. Taraf pertama tanpa pemberian NPK (N0), NPK 200 kg/ha atau 45 g/petakan (N1), NPK 400 kg/ha atau 90 g/petakan (N2), dan NPK 600 kg/ha atau 135 g/petakan (N3). Hasil penelitian menunjukkan interaksi jumlah polong pertanaman tertinggi oleh kombinasi perlakuan kotoran sapi (6.75 kg) dengan NPK (135 g) sebesar 124.8 g/petak. Untuk jumlah polong pertanaman terendah sebesar 85.66 g/petak tanaman diberikan oleh perlakuan kotoran sapi (4,5 kg) dengan NPK (135 g). Jumlah polong bernas tertinggi oleh kombinasi perlakuan kotoran sapi (6.75 kg) dengan NPK (135 g) sebesar 124.6 g/petak. Untuk jumlah polong bernas terendah sebesar 84.13 g/petak tanaman diberikan oleh perlakuan kotoran sapi (4,5 kg) dengan NPK (135 g). Jumlah polong hampa tertinggi oleh kombinasi perlakuan kotoran sapi (2.25 kg) dengan NPK (kontrol) sebesar 1,38 g/petak dan berbeda nyata dengan variabel lainnya. Untuk jumlah polong pertanaman terendah sebesar 0.5 g/petak tanaman diberikan oleh perlakuan kotoran sapi (6.75 kg) dengan NPK (45 g). Pemberian pupuk kotoran sapi dan pupuk NPK memberikan pengaruh tidak nyata terhadap semua variabel. Namun sangat berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman 6 MST, jumlah polong hampa dan jumlah polong bernas.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

pucuk

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

PUCUK: Jurnal Ilmu Tanaman (Pucuk Journal) is a journal managed by Agriculture Faculty and published by the Universitas Ratu Samban, E-ISSN : 2809-1035 Pucuk Journal provides a forum for researchers on applied agricultural science to publish the original articles. The Jurnal PUCUK publishes research ...