Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
Vol 10 No 2 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 2

ANALISIS BEBAN KERJA DENGAN METODE FULL TIME QUIVALENT UNTUK MENGOPTIMALKAN KINERJA PADA BAGIAN PRODUKSI DI ERLANGGA KONVEKSI, MALANG

Irgi Achmad Fahrezy (Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Nasional Malang)
ST. Salmia L. A (Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Nasional Malang)
Soemanto Soemanto (Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Nasional Malang)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2020

Abstract

Pertumbuhanydan permintaan akan sandang yangysemakin meningkat menuntutbperusahan konveksi untuk memiliki tingkat produktifitas yang tinggi, dimana proses ini dapat dilakukan dengan cara meningkatkanbproduktifitas karyawannya. Erlangga Konveksi adalah salah satu perusahaan konveksi yang berdiri tahun 2010. Masalah yang terjadi di Erlangga Konveksi adalah tidak seimbangnya waktu proses produksi pada tiap stasiun kerja yang menyebabkan terjadinya penambahan jumlahpwaktu kerja dan menyebabkan penumpukanfdan banyak kegiatan dari operator yang menghabiskantwaktu dimana operator banyak melakukan kegiatan di luar dari stasiun kerja mereka sendiri untuk membantu operator di stasiun kerja lainya. Untuk itu perlu dilakukan pengukuran beban kerja sebagai dasar perhitungan kebutuhan tenaga kerja yang sesuai pada bagian produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Full Time Equivalent. Hasil pengukuran menunjukkan beban kerja adalah sebesar 0,33 pada operator gambar pola; 0,29 pada operator pemotongan 1; 0,31 pada operator pemotongan 2; 0,21 pada operator sablon 1 dan 2; 0,22 pada operator press sablon; 1,24 pada operator jahit obras 1; 1,27 padaooperator jahit obras 2; 0,34 pada operator jahit rantai; 0,25 pada operator cutting sebelumnoverdeck; 0,55 pada operator overdeck 1 dan 2; 0,57 pada operator overdeck 3; 0,18 pada operator quality control 1 dan 2; 0,14 pada operator steam; 0,42 pada operatorpsetrika dan 0,20 pada operator packaging. Berdasarkan beban kerja yang telah dihitung pada masing-masing operatorybagian produksi Erlangga Konveksi, Malang, jumlah tenaga optimal pada bagian produksi adalah sebanyak 7 orang yang terbagi ke dalam 7 stasiun kerja.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

industri

Publisher

Subject

Industrial & Manufacturing Engineering

Description

Terbit dua kali dalam setahun pada bulan Maret dan September. Berisi gagasan, konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan kajian buku Teknik Industri. Makalah yang masuk ditelaah oleh mitra bestari yang kompeten di bidang teknik dan manajemen ...