Fraktur adalah terputusnya kontinuitas jaringan tulang yang disebabkan oleh trauma langsung maupun tidak langsung dimana terdapat tekanan yang berlebihan pada tulang. Prevalensi Kecelakaan yang setiap tahun meningkat sebagian besar menyebabkan fraktur dan kecatatan fisik. Tingginya prevalansi kasus dan akibat lanjutan yang terjadi merupakan hal pokok yang melatarbelakangi penulis mengambil judul laporan study kasus fraktur pada Tn.P dengan gangguan sistem muskuloskeletal akibat: post op roi fraktur os tibia. Tujuan penulisan laporan studi kasus ini adalah agar penulis mampu melaksanakan asuhan keperawatan pada Tn. P dengan memberikan pelayanan kesehatan yang bersifat komprehensif, melalui 5 tahap yaitu pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Metode penulisan yang penulis gunakan adalah metode deskriptif berbentuk laporan studi kasus dengan teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, dan studi literatur. Masalah keperawatan yang muncul pada kasus adalah gangguan rasa nyaman nyeri, gangguan integritas kulit, gangguan mobilitas fisik, gangguan personal hygine, gangguan spiritual, kurang pengetahuan dan resti infeksi. Kesimpulan yang penulis ambil yakni, bahwa pencapaian hasil optimal dari tujuan diatas dapat dicapai apabila kita melaksanakan proses keperawatan secara komprehensif yang meliputi aspek bio-psiko-sosio dan spiritual serta ditunjang oleh adanya kerjasama dengan klien, keluarga klien dan tenaga medis lainnya.
Copyrights © 2018