Ulkus kornea adalah permukaan kornea yang hilang dikarenakan trauma, infeksi, autoimun atau kelaian saraf mata. Dengan adanya infiltrat supuratif berserta defek yang mengakibatkan kematian jaringan kornea. Ulkus kornea disebabkan oleh berbagai macam jamur, bakteri, mikroorganisme lain atau disebabkan trauma, autoimun dan kelainan saraf. Tingginya prevalansi kasus dan akibat lanjutan yang terjadi merupakan hal pokok yang melatarbelakangi penulis mengambil judul karya tulis ilmiah pada Ny. S dengan gangguan sistem pengindraan akibat ulkus kornea. Tujuan penulisan karya tulis ilmiah ini adalah agar penulis mampu melaksanakan asuhan keperawatan pada Ny. S dengan memberikan pelayanan kesehatan yang bersifat komprehensif, melalui 5 tahap yaitu pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Metode penulisan yang penulis gunakan adalah metode deskriptif berbentuk karya tulis ilmiah dengan teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik komunikasi efektif, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, dan studi literatur. Masalah keperawatan yang muncul pada kasus adalah perubahan persepsi sensori: visual, potensial terjadinya perluasan infeksi, dan risiko terhadap cedera. Kesimpulan yang penulis ambil yakni, bahwa pencapaian hasil optimal dari tujuan diatas dapat dicapai apabila kita melaksanakan proses keperawatan secara komprehensif yang meliputi aspek bio-psiko-sosio dan spiritual serta ditunjang oleh adanya kerjasama dengan klien, keluarga klien dan tenaga medis lainnya
Copyrights © 2020