Dikarenakan pemahaman yang kurang akan makna jihad, banyak muslim yang terdoktin jihad hanya dalam konteks peperangan saja, padahal jihad merupakan sebuah aspek kehidupan yang berlaku kepada muslim dan bernilai ibadah. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan model studi kasus eksplanatoris, yang mengacu pada sosiologi sejarah dengan paradigma Fakta Sosisal (Positivistik). Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan mengetahui motivasi, serta bentuk jihad Sultan Muhammad Al-Fatih dalam membangun peradaban Daulah Utsmaniah, Keberhasilan penaklukkan yang dilakukan Sultan Muhammad Al-Fatih dilakukan atas pola pendidikan keluarga dan bimbingan guru yang memberikan didikan menjadi pejuang.
Copyrights © 2019