Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang wawacan sebagai karya sastra dari genre puisi, padahal isinya penuh dengan nilai-nilai yang dapat diteladani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mentransliterasi dan menganalisis nilai keagamaan dalam naskah wawacan "Layang Carios Abduloh". Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah naskah wawacan "Layang Carios Abduloh" dan sumber literat lainnya yang mendukung penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka, wawancara dan teknik dokumentasi, sedangkan dalam mengolah data digunakan teknik analisis. Instrumen yang digunakan adalah kartu data. Dari hasil transliterasi terbukti bahwa isi teks wawacan "Layang Carios Abduloh" mengandung nilai keagamaan, terutama dalam riwayat hidup Nabi Muhammad SAW. Nilai-nilai agama yang muncul dalam teks termasuk dasar-dasar ajaran Islam seperti akidah, syariah, dan akhlak. Terdapat 23 nilai keagamaan dalam wawacan tersebut dan yang paling sering dijelaskan adalah tentang akidah.
Copyrights © 2021