Apendisitis merupakan kasus bedah emergensi yang paling sering ditemukan dengan pemeriksaan jumlah leukosit menunjukkan peningkatan antara 10.000 sel/μl sampai dengan 15.000 sel/μl. Leukosit melebihi 18.000-20.000 sel/μl menandakan kemungkinan telah terjadi perforasi apendiks. Maka pada penelitian ini ingin mengetahui bagaimana hubungan jumlah leukosit praoperasi dengan tingkat keparahan morfologi apendisitis. Penelitian ini merupakan observasional dengan pendekatan prospektif, rancangan Cross sectional study. Menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien appendisitis akut yang dilakukan appendektomi di RSUD dr. Chasan Boesoirie Ternate dan mitra Rumah Sakit lain di Kota Ternate. Data mengenai usia, jenis kelamin, WBC, dan tingkat keparahan appendisitis akut pasien dikumpulkan dan dianalisa menggunakan uji Chi-square. Hasil uji Chi-square menunjukan hubungan yang signifikan (p=0.001) mengenai jumlah leukosit praoperasi dengan tingkat keparahan morfologi apendisitis. Berdasarkan hasil uji statistik tersebut dapat disimpulkan bahwa jumlah leukositosis berpengaruh pada tingkat keparahan morfologi apendisitis akut.
Copyrights © 2021