Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk memahami bagaimana pengungkapan diri yang dilakukan oleh pengguna Twitter yang mengungkapkan tentang selfharm dan kesehatan mental pada pengguna media sosial twitter. Jenis penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dilakukan melalui media sosial twitter dengan observasi tweet berunsur selfharm, depresi dan penyakit mental, dan wawancara pelaku selfharm dan penyakit mental di media sosial twitter. Informan dalam penelitian ini adalah pengguna aktif media sosial twitter yang pernah mengunggah aktivitas selfharm dan bercerita tentang kesehatan mental di twitter sebanyak 10 orang. Pemilihan informan-informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan realitas pada media sosial twitter yaitu memiliki tiga jenis identitas virtual. Self disclosure pada twitter dilakukan dengan menggunakan teks dan gambar yang berkaitan dengan informasi mengenai selfharm dan penyakit mental. Budaya dan kebiasaan pengguna twitter mengenai selfharm dan penyakit mental berbeda dengan media sosial lainnya yaitu lebih banyak memberikan respon positif dengan teks, gambar dan simbol hati. Serta simbol yang biasa digunakan yaitu foto selfharm, semicolon, butterfly project dan gambar anjing hitam.Kata kunci: Pengungkapan diri, Etnografi Virtual, Media Sosial Twitter
Copyrights © 2021